Jumat, 30 September 2011

Sekilas AGRIBISNIS Galeri Pandangan Pertama…




Menjadi mahasiswa akan terbiasa dengan kehidupan kampus dengan berbagai macam kesibukan yang mengisi nadi hidup seorang ‘agent of change’. Layaknnya lagu, ‘masa muda, masa yang berapi-api’. Tidak hanya sekedar duduk di depan white board menerima materi kuliah atau teori-teori dari dosen, tetapi akan mengajak pikiran dan raga kita untuk mengaplikasikan teori di kehidupan nyata. Biasa dijuluki ‘praktikum’ yang diikuti dengan laporan. Kegiatan ini mungkin akan mendekatkan mahasiswa baru dengan kampus fp, mempertinggi intensitas bertemunya mahasiswa dengan rumah keduanya.
Beberapa kegiatan mahasiswa agribisnis di awal perkuliahan dilihat dari segi akademik, beberapa praktikum akan menjadi ‘hot gosip’ dikalangan penghuni kampus, menjadi topik yang sering disebut-sebut bahkan disinilah komentar yang miring maupun lurus terdengar, bahkan akan muncul ekspresi yang mengagumkan dari tubuh dan wajah anda yang belum ada diskenario sebelumnya (sinetron kaleee -..-“)…
“Lagi ngapa rek, wayah ngene isih ning kampus?”
(langit berwarna merah jingga, langit mulai berhiaskan bintang)
“Iki lhoo, ekoper karo sosper ku, sesuk revisi trus draft terakhir njur sing sosper kudu dadi”
“Podo yen ngono, semangat yoo le, ndang ayo dirampungke, ndang prei, ndang balik kampung, ndang ndangdutan”
“Semangat ya!!!”
Namanya juga agriBISNIS, sudah tentu berpikir ke arah yang tidak jauh dari profit, biaya, dan perhitungan. Beberapa kegiatan akan berhubungan dengan kehidupan ekonomi pertanian.
Ekonomi Pertanian
Salah satu matakuliah disertai praktikum ini menjadi perbincangan di awal semester. Jika benar-benar dinikmati dengan hati yang ikhlas dan penuh perhatian, praktikum ini sangat menyenangkan. Kita diajak untuk mengetahui kehidupan petani di suatu desa. Hidup beberapa hari di rumah penduduk dan mengamati aktivitas petani menjadi pembelajaran hidup tersendiri bagi seorang mahasiswa. Kegiatan ini akan meninjau dan memperkirakan kesejahteraan petani lewat segi ekonomi, dari perhitungan input dan outputnya. Seberapa besar cost yang harus dikeluarkan petani dan apakah sebanding dengan keuntungan yang mereka peroleh dalam usaha taninya. Kebutuhan rumah tangga petani dari yang kecil sampai besar, bentuk usaha tani, latarbelakang kehidupan petani, sampai menghitung pengeluaran untuk makan dan jenis pangan yang dikonsumsi bisa diketahui lewat wawancara langsung dengan penduduk setempat. Sambil menikmati keindahan lokasi, menggali informasi dari pihak-pihak yang berhubungan dengan praktikum ini akan lebih leluasa karena kita terjun langsung ke lokasi. Beragam kehidupan petani akan kita temui dan kita akan semakin menghargai jerih payah petani.
Sosiologi Pertanian
Sosper menjadi perbincangan di kalangan mahasiswa agribisnis dan agroteknologi karena biasanya dilakukan bersamaan. Mahasiswa diajak untuk berkunjung langsung dan berinteraksi dengan lokasi sosper yang biasanya dilakukan di daerah yang banyak terdapat kegiatan pertanian. Sudah menjadi jodoh, jika banyak aktivitas pertanian maka penduduknya sebagian besar adalah bertani. Kegiatan ini memberikan pengetahuan pada mahasiswa aktivitas pertanian di lokasi hingga latar belakang dan kebudayaan yang ada di lokasi. Hidup beberapa hari untuk menambah wawasan dan pengalaman baru menjadi sesuatu yang bermanfaat. Liburan dan bersenang-senang di tempat yang jauh dari polusi kota akan mengobati kelelahan dalam kegiatan ini karena aktivitas yang ada akan jauh berbeda dengan yang biasa kita lakukan di kehidupan kita sehari-hari. Berinteraksi langsung dengan petani di sawah, ladang, hingga ke sungai, menggembalakan ternak dan ikut dalam perayaan budaya di desa akan memberikan kesan tersendiri dalam hidup. Mahasiswa dilatih untuk mengenal lebih dalam perilaku masyarakat desa, lembaga sosial, adat istiadat, kelembagaan hubungan kerja pertanian dan luar pertanian, grup sosial dan organisasi sosial, pola komunikasi serta konflik sosial yang ada. Kebiasaan antara daerah satu dengan yang lain akan berbeda dan kita akan semakin memperkaya wawasan budaya di lingkungan kita. Ada daerah yang keluarganya bertani secara turun-temurun dan mempertahankan cara bertani yang biasanya masih tradisional. Hal tersebut akan dapat kita bandingkan dengan sistem pertanian yang modern di daerah lain dan akan memberikan pembelajaran bagi kita.
Helba staf redaksi
Masih banyak lagi praktikum yang merupakan kegiatan pelengkap kehidupan mahasiswa di dalam kampus pertanian UNS tercinta. Dibutuhkan persiapan yang baik dan ikhlas dalam menikmati serangkaian kewajiban tersebut. Apabila dilakukan dengan senang hati maka akan mendapatkan banyak manfaat dan pelajaran bagi kehidupan kita. Kita akan lebih bersyukur kepada Tuhan. Kita akan lebih menghargai dan berusaha untuk lebih meningkatkan kesejahteraan petani. Mengerjakan tugas-tugas dengan tepat waktu akan menjadikan aktivitas mahasiswa baru tetap berjalan dengan baik.

Tidak ada komentar: